Kegiatan Marketing dalam Sudut Pandang Psikologi Industri
Filed under: Marketing, Psikologi Industri, Supply Chain Management, Umum
Marketing merupakan kegiatan mempromosikan apa yang kita jual agar para pelanggan mengetahui dan tertarik dengan apa yang kita jual. Dalam perusahaan system marketing sangat berpengaruh dan memiliki peran sangat vital dalam memperkenalkan perusahaan tersebut kepada orang banyak maupun kepada relasi – relasi bisnis lainnya. Contohnya saja sekarang kita akan membahas tentang sebuah perusahaan waralaba yaitu Alfamart yang tertera mempunyai system ataupun strategi marketing yang baru pada zaman itu.
Alfamart yang mulai berdiri pada 18 Oktober 1999 dengan outlet pertama yang beroperasi di JL. Beringin – Tanggerang . Sejak difranchasekan 5 tahun yang lalu Alfamart terus berkembang pesat hingga sekarang ini. Total kini Alfamart telah memiliki outlet lenih dari 2.000 buah yang tersebar di pulau Jawa dan Lampung, dengan dukungan oleh 10 distribution centre, yang sebagaimana disebutkan dalam Majalah Franchise, 10/II/15 Oktober – 14 November 2007, pada rubrik Marketing Inspiration.
Kendala-kendala yang terjadi dalam proses tranportasi di dalam SCM
Filed under: Organisasi SDM, Psikologi Industri, Supply Chain Management
Di dalam suatu perusahaan, Suply Chain Management (SCM) sangat berperan penting bahkan menjadi kunci sukses dalam memberikan pelayanan kepada konsumen dan memenangkan persaingan. Di dalam SCM terdapat suatu tahapan yang sangat perlu untuk diperhatikan yaitu Transportasi
Transportasi sangatlah berperan penting dalam suatu perusahaan, akan tetapi sering kali dalam proses distribusi barang atau jasa sangat mungkin terjadi yang namanya kendala-kendala di luar dugaan yang bisa menghambat suatu pekerjaan bahkan dapat merugikan perusahaan baik secara materil maupun imateriil adapun kendala-kendala tersebut sering kali membuat para pengusaha mengeluh kesah.
Penerapan Supply Chain Management dan Psikologi Industri di PT. Hutama Karya
Filed under: Psikologi Industri, Supply Chain Management
Obyek : PT. Hutama Karya (Persero)
Study kasus : Proyek pembangunan gedung bertingkat
PT. Hutama Karya adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa konstruksi. Perusahaan ini merupakan Badan Usaha Milik Negara yang berdiri sejak tahun 1974 dan menempati posisi ke-5. Jasa yang ditawarkan berupa pengerjaan jalan raya, jembatan, bendungan, gedung bertingkat, dan irigasi. Dalam perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi tentunya memerlukan beberapa disiplin ilmu untuk menunjang keberhasilan pengerjaan proyek yang sedang berlangsung. Seperti supply chain management dan psikologi industry. Sebagai contohnya dalam pengerjaan proyek pembangunan gedung bertingkat supply chain berperan dalam penyediaan bahan baku agar tepat waktu, kualitas dan biaya.
Karakteristik dan Peranan Marketing di Griya Yogya
Filed under: Psikologi Industri, Supply Chain Management
Marketing (pemasar) adalah sebuah proses dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia untuk memperkenalkan jenis produk atau jasa yang diwakili perusahaan atau industri kecil menengah agar konsumen loyal (setia)dengan barang /jasa yang dipasarkan. Perbedaan sales dan marketing (pemasar), sales = hanya menjual
Marketing (pemasar) = menjual barang/jasa tetapi sebagaimana mungkin membuat konsumen untuk membeli ,memakai dan tetap loyal atas produk yang dijual.
Karakteristik Karyawan Staff Gudang Sebuah Perusahaan
Filed under: Psikologi Industri, Supply Chain Management
Karakter dari Staff gudang
Jujur (Integritas yang tinggi)
Karakteristik dari staff gudang adalah mampu bekerja secara baik, tidak mengada-ngada, sehat, memiliki loyalitas tinggi terhadap pekerjaan dan perusahaan, berusaha sebaik mungkin untuk tidak melanggar peraturan-peraturan yang diterapkan pada suatu perusahaan.
Cermat
Dapat melakukan pekerjaan secara teliti dan rapi. Misalnya ketika memeriksa barang yang masuk dan barang yang keluar dan ketika membuat laporan pengadaan barang.
Cekatan
Dalam hal ini seorang staff gudang harus dapat bekerja dengan tepat sasaran, cepat, tangkas tidak bertele-tele tetapi juga tidak tergesa-gesa.
Mampu bekerjasama secara tim
Staff gudang harus dapat menjalankan dan bekerja sama dengan staff bagian lain seperti staff produksi untuk pemenuhan barang-barang yang diperlukan oleh bagian/departemen tersebut.
SCM - RECEPTIONIST
Filed under: Psikologi Industri, Supply Chain Management
Dalam sebuah perusahaan atau pergudangan membutuhkan seorang resepsionis. Untuk menjadi seorang resepsionis , perusahaan membutuhkan beberapa karakter, diantaranya:
- Berani,
- Mempunyai kepercayaan diri yang tinggi,
- Bertanggung jawab,
- Cekatan,
- Pasih dalam berbahasa inggris,
- Teliti,
- Kesabaran.
Solusi Dari Tantangan dan Masalah yang Dialami Para Industri Ritel
Filed under: Ekonomi, Psikologi Industri, Supply Chain Management, Umum
Gambaran mengenai rantai pasok yang ideal adalah dengan menyinkronkan aktivitas disepanjang rantai pasok, mulai dari titik penjualan merunut kebelakang sampai dengan penyediaan bahan mentah. kita dapat mngambil contoh dari industri ritel dimana rantai pasok berperan penting, contohnya saja pusat distribusinya. di tempat ini setiap paket barang yang dari pabrik harus dibuka dan isinya diperiksa secara manual, baik kondisi maupun jumlahnya, dan kemudian ditentukan barang ini akan dikirim ke toko A, Toko B dst. proses ini pun akan semakin rumit ketika suatu paket terdiri dari beberapa jenis barang. ketika barang dikirim ke tempat tujuan, timbul lagi satu masalah baru, bagaimana kita melacak keberadaan barang, apakah sudah sampai di tujuan atau malah nyasar ke tempat lain?
Suksesnya SCM Tergantung Kepada Individu yang Mengendalikannya
Filed under: Psikologi Industri, Supply Chain Management
SCM (Supply Chain Management) merupakan perancangan, desain, dan kontrol arus material dan informasi sepanjang rantai pasokan dengan tujuan kepuasan konsumen sekarang dan di masa depan . pengadaan atau penyaluran barang, yaitu supplier, manufacturer, warehouse dan stores sehingga barang-barang tersebut dapat diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah yang tepat, lokasi yang tepat, waktu yang tepat dan biaya yang seminimal mungkin.
Karakteristik Sales Marketing Dalam SMC
Di kota – kota besar seperti halnya di Kota Bandung sering sekali kita jumpai sales – sales yang biasa menawarkan barang produksinya atau barang dagangannya ke warung – warung, toko – toko atau menawarkan barang produksinya ke rumah - rumah.
Dalam menawarkan barang produksinya tersebut, sales – sales itu biasanya mempengaruhi si konsumen tersebut untuk membeli barang produksinya dengan cara kurang sopan, seperti memaksakan kehendaknya kepada si pemilik toko atau konsumen untuk membeli produk dagangannya langsung pada saat itu juga, atau terkadang merayu secara halus yang berujung kepada pemaksaan juga supaya barang dagangannya itu cepat terjual.
























